Kamis, 17 Desember 2015



ABSTRAK
Telah dilakukan percobaan yang berjududul “Hukum Archimedes” yang bertujuan untuk Membuktikan Hukum Archimdes dan menentukan massa jenis benda dengan menerapkan prinsip Archimedes dari 4 beban, yaitu beban A3, A4, B3, dan B4. Prinsip Archimedes adalah Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau sebagian di dalam zat cair, zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung) pada benda, di mana besarnya gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.” Metode yang digunakan adalah pengukuran terhadap zat cair tumpah dari benda yang dicelupkann. Besarnya gaya ke atas atau gaya Apung dapat dicari dengan rumus Fa = ρc . g . Vc. Dari rumus gaya apung tersebut dapat diketahui massa jenis benda yang dicelupkan. Dalam praktikum kami didapatkan hasil Pada benda A3, A4, B3, dan B4 sebesar 851,38(, 819,44(), 1642,18( , 1272,22( 



BAB I PENDAHULUAN
1.1  Tujuan
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat:
1.      Membuktikan Hukum Archimdes.
2.      Menentukan massa jenis benda dengan menerapkan prinsip Archimedes.

1.2 Dasar Teori
1.2.1 Gaya Apung
Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara,benda memiliki berat yang sesungguhnya.
wu = mg

Ketika dalam air, benda dikatakan memiliki berat semu, dinyatakan dengan:
ws = wu –Fa …………..(1.1)
Keterangan:  ws berat semu (N)
                      wu berat sesungguhnya (N)
                      Fa gaya angkat keatas (N)

Gaya angkat ke atas ini disebut juga gaya apung .Gaya Apung dapat di ilustrasikan dalam gambar 1.1 di bawah ini
th.jpgBerkas:Archimedes-h.jpg
           Gambar 1.1
mFg = wF = berat fluida yang memiliki volume yang sama dengan volume benda yang tercelup.
Berdasarkan persamaan di atas, kita bisa mengatakan bahwa gaya apung pada benda sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Ingat bahwa yang dimaksudkan dengan fluida yang dipindahkan di sini adalah volume fluida yang sama dengan volume benda yang tercelup dalam fluida. Pada gambar di atas, penulis menggunakan ilustrasi di mana semua bagian benda tercelup dalam fluida (air). Jika dinyatakan dalam gambar maka akan tampak sebagai berikut :
Berkas:Archimedes-i.jpg
Gambar 1.2
Apabila benda yang dimasukkan ke dalam fluida, terapung, di mana bagian benda yang tercelup hanya sebagian maka volume fluida yang dipindahkan = volume bagian benda yang tercelup dalam fluida tersebut. Tidak peduli apapun benda dan bagaimana bentuk benda tersebut, semuanya akan mengalami hal yang sama. Ini adalah buah karya Archimedes (287-212 SM) yang saat ini diwariskan kepada kita dan lebih dikenal dengan julukan “Prinsip Archimedes”. Prinsip Archimedes menyatakan bahwa :
Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau sebagian di dalam zat cair, zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung) pada benda, di mana besarnya gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.” (Acott, Chris, 1999)
















1.2.2 Benda Dalam Hukum Archimedes
Bila benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka ada 3 kemungkinan yang terjadi yaitu tenggelam, melayang, dan terapung.
2.                  Benda Tenggelam
Benda disebut tenggelam dalam zat cair apabila posisi benda selalu terletak pada dasar tempat zat cair berada.
Hukum Archimedes Benda Tenggelam
Gambar 1.3
Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan tenggelam jika berat benda (W) lebih besar dari gaya ke atas (F­A).
W > FA
pb Vb g  > pf Vf g
pb > pf

2.                  Benda Melayang
Benda melayang dalam zat cair apabila posisi benda di bawah permukaan zat cair dan di atas dasar tempat zat cair berada.
Hukum Archimedes Benda Melayang
Gambar 1.4
Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan melayang jika berat benda (W) sama dengan gaya ke atas (FA) atau benda  tersebut dalam keadaan setimbang
W = FA
pb Vb g  = pf Vf g
pb = pf

2.                  Benda Terapung
Benda terapung dalam zat cair apabila posisi benda sebagian muncul dipermukaan zat cair dan sebagian terbenam dalam zat cair.
Hukum Archimedes Benda Terapung
Gambar 1.5

Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan terapung jika berat benda (W) lebih kecil dari gaya ke atas (FA).
W > FA
pb Vb g  > pf Vf g
pb > pf










BAB II METODOLOGI
2.1  Alat dan Bahan
1.      Neraca O-hauss
2.      Kawat
3.      Air
4.      Bak
5.      Wadah tumpahan air
6.      Wadah air kecil
7.      Gelas ukur
8.      Beban Terapung ( A3 dan A4)
9.      Beban Tenggelam ( B3 dan B4)

2.2  Prosedur Percobaan
            Disiapkan alat dan bahan. Kemudian ditimbang beban A3, A4, B3, B4, dan berat wadah air kecil. Diisi bak air hingga penuh dan diletakkan wadah tumpahan air di bawah bak tersebut. Lalu dimasukkan beban A3, A4, B3, dan B4 secara bergantian ke dalam bak air. Dimasukkan tumpahan air yang berada dalam bak ke dalam wadah air kecil dan ditimbah massanya serta diukur pula volume tumpahan air dengan menggunakan gelas ukur. Khusus untuk benda tenggelam (B3 dan B4) untuk memasukkannya didalam bak menggunakan penghubung kawat dengan neraca ohaus untuk diukur berat beban dalam zat cair. Dimasukkan data pengukuran ke dalam tabel.

2.3  Set up alat
500px-Ohaus-Scale.jpggelas-ukur.jpgilustrasi-gaya-tekan-ke-atas.jpg

           




BAB III HASIL PERCOBAAN

3.1   Analisa Data
Diketahui : Wadah air beratnya 0,836 kg
Sampel
Massa beban
Massa air
massa benda
Volume air
di udara (kg)
yang tumpah + wadah (kg)
dalam zat cair (kg)
yang tumpah (m3)
A3
0.613
1,373
0.00054
A4
0.590
1,309
             -
0.00048
B3
1,051
1,472
0,036
0.00064
B4
0.916
1,55
0,024
0.00072

3.2  Perhitungan
Contoh Perhitungan:
·         Sampel A3
Berat air tumpah
Massa air tumpah (mt)      = (massa air tumpah + wadah) – wadah air
                                          = 1,373 kg - 0,836 kg                                     
Wt = mt . g
            = 0,537 kg . 9,8 m/s2
            = 5,2626 kg m/s2

     Berat dalam air
                 Wc = Wu-Wt
           = 6,0074-5,2626
           = 0,7448 N

                 Gaya angkat ke atas
     Fa = ρc . g . Vc
          = 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00054 m3
          = 5,292 kg m/s2
                    Massa jenis benda
                Benda yang tercelup adalah ¾  bagian maka berat benda sebenarnya atau di      udara (Vb):
   Vc     = n Vb ,
  Vb      = Vc/n
            = 0,00054 m3/ 0,75
   Vb     = 0,00072 m3
Massa jenis benda (ρb)
 ρb          = mu/Vb
             = 0,613 kg/0,00072 m3
 ρb        = 851,38 kg/m3
No
Kode Benda
Berat
di
udara (Wu)
Berat air
tumpah
(Wt)
N
Berat dalam air
(Wc)
Gaya Angkat Ke atas
(N)
Massa Jenis Benda (
1
A3
6,0074
5,2626
0,7448
5,292
851,38
2
A4
5,7820
4,6354
1,1466
4,704
819,44
3
B3
10,2998
6,2328
0,3528
6,72
1642,18
4
B4
8,976
6,9972
0,2352
7,056
1272,22

3.3 Pembahasan
Sampel
Kondisi
(Mengapung/Tenggelam/Melayang)
Massa Jenis
(
Fa (N)
A3
Melayang
851,38
5,292
A4
Melayang
819,44
4,704
B3
Tenggelam
1642,18
6,72
B4
Tenggelam
1272,22
7,056
           
            Bunyi dari Hukum Archimedes adalah “ Apabila sebuah benda, sebagian atau seluruhnya terbenam ke dalam air, maka benda tersebut akan mendapatkan gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat air yang dipindahkan oleh bagian benda yang terbenam tersebut.
            Dalam percobaan yang telah kami lakukan hukum Archimedes telah terbukti yaitu gaya angkat atau gaya apung nilainya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut, berat zat cair yang dipindahkan yang dimaksud adalah berat air yang tumpah. Walaupun dalam tabel percobaan nilai berat zat cair yang tumpah tidak sama persis dengan nilai gaya apung, namun disini kita asumsikan bahwa kedua nilai tersebut sama dan kami telah membuktikan hukum Archimedes tersebut.
            Percobaan selanjutnya yaitu mencari nilai massa jenis benda. Massa Jenis benda dihihitung dari rumus ρb = mu/Vb.  Pada benda A3 besar massa jenisnya adalah 851,38(. Pada benda A4 besar massa jenisnya adalah 819,44(. Pada benda B3 besar massa jenisnya adalah 1642,18( dan benda A3 masa jenisnya sebesar 1272,22(.
.


















BAB IV KESIMPULAN

1.       Dalam pembuktian hukum Archimedes ini dibuktikan bahwa nilai gaya apung atau gaya angkat ke atas nilainya sama dengan berat benda cair yang dipindahkan oleh benda tersebut.
2.       Pada benda A3 besar massa jenisnya adalah 851,38(. Pada benda A4 besar massa jenisnya adalah 819,44(. Pada benda B3 besar massa jenisnya adalah 1642,18( dana benda A3 masa jenisnya sebesar 1272,22(


DAFTAR PUSTAKA

















Lampiran-lampiran
Lampiran 1. Analisa Perhitungan
1.      Sampel A3
Berat beban diudara (Wu)
Wu  = mu . g
        = 0,613 kg . 9,8 m/s2
        = 6,0074 kg m/s2
Berat air yang tumpah (Wt)
Wt = mt . g
            = 0,537 kg . 9,8 m/s2
            = 5,2626 kg m/s2
Berat benda dalam zat cair (Wc)
      Wc = Wu-Wt
              = 6,0074-5,2626
      Wc = 0,7448 N
      Gaya angkat keatas (Fa)
       Fa = ρc . g . Vc
           = 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00054 m3
           = 5,292 kg m/s2
Benda yang tercelup adalah ¾  bagian maka berat benda sebenarnya atau di udara (Vb):
        Vc            = n Vb ,
        Vb            = Vc/n
= 0,00054 m3/ 0,75
            = 0,00072 m3
       Massa jenis benda (ρb)
ρb            = mu/Vb
             = 0,613 kg/0,00072 m3
                   ρb   = 851,38 kg/m3
2.      Sampel A4
Berat beban diudara (Wu)
Wu             = mu . g
                        = 0,590 kg . 9,8 m/s2
                        = 5,782 kg m/s2
      Berat air yang tumpah (Wt)
Wt        = mt . g
                        = 0,473 kg . 9,8 m/s2
                        = 4,6354 kg m/s2

Berat benda dalam zat cair (Wc)
Wc          = Wu-Wt
                                = 5,782-4,6354
            = 1,1466 N

Gaya angkat keatas (Fa)
Fa         = ρc . g . Vc
                        = 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00048 m3
Fa        = 4,704 N
Benda yang tercelup adalah 2/3 bagian maka berat benda sebenarnya atau di udara (Vb):
Vc        = n Vb ,
Vb        = Vc/n
                        = 0,00048 m3/ 0,67
            Vb        = 0,00072 m3
Massa jenis benda (ρb)
            ρb            = mu/Vb
                        = 0,590 kg/0,00072 m3
                        = 819,44 kg/m3

3.      Sampel B3
Berat beban di udara
Wu             = mu . g
                        = 1,051 kg . 9,8 m/s2
                        = 10,299 kg m/s2
      Berat air yang tumpah (Wt)
      Wt             = mt . g
                        = 0,636 kg . 9,8 m/s2
                        = 6,2328 kg m/s2
      Berat benda dalam zat cair (Wc)
      Wc                  = mc . g
                        = 0,036 kg . 9,8 m/s2
                        = 0,3528 kg m/s2
= 0,3528 N
       Gaya angkat keatas (Fa)
      Fa               = ρc . g . Vc
                        = 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00064 m3
                        = 6,272 kg m/s2

       Massa jenis benda (ρb)
      ρb                    = mu/Vb
                        =1,051 kg/0,00064 m3
                            =1642,18 kg/m3

4.      Sampel B4
Berat beban diudara (Wu)
      Wu             = mu . g
                        = 0,916 kg . 9,8 m/s2
                        = 8,9768 kg m/s2
      Massa air yang tumpah (mt) = 1,550-0,836 = 0,714 kg
      Berat air yang tumpah (Wt)
      Wt              = mt . g
                        = 0,714 kg . 9,8 m/s2
                        = 6,9972 kg m/s2
     Berat benda dalam zat cair (Wc)
     Wc                   = mc . g
                        = 0,024 kg . 9,8 m/s2
                        = 0,2352 kg m/s2
     Gaya angkat keatas (Fa)
    Fa                      = ρc . g . Vc
                        = 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00072 m3
                         = 7,056 kg m/s2
     Massa jenis benda (ρb)
    ρb                      = mu/Vb
                        = 0,916 kg/0,00072 m3
=1272,22 kg/m3












Tidak ada komentar:

Posting Komentar