ABSTRAK
Telah dilakukan percobaan yang
berjududul “Hukum Archimedes” yang bertujuan untuk Membuktikan Hukum Archimdes
dan menentukan massa jenis benda dengan menerapkan prinsip Archimedes dari 4
beban, yaitu beban A3, A4, B3, dan B4. Prinsip Archimedes adalah “Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau
sebagian di dalam zat cair, zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung)
pada benda, di mana besarnya gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat
cair yang dipindahkan.” Metode yang digunakan adalah pengukuran terhadap
zat cair tumpah dari benda yang dicelupkann. Besarnya gaya ke atas atau gaya
Apung dapat dicari dengan rumus Fa = ρc . g
. Vc. Dari rumus gaya apung tersebut dapat diketahui massa jenis
benda yang dicelupkan. Dalam praktikum kami didapatkan hasil Pada benda A3, A4,
B3, dan B4 sebesar 851,38(
, 819,44(
), 1642,18(
, 1272,22(
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Tujuan
Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat:
1.
Membuktikan Hukum Archimdes.
2. Menentukan
massa jenis benda dengan menerapkan prinsip Archimedes.
1.2 Dasar Teori
1.2.1 Gaya Apung
Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan
bila diukur dalam air daripada di udara karena dalam air, benda mendapat gaya
ke atas. Sementara ketika di udara,benda memiliki berat yang sesungguhnya.
wu = mg
Ketika dalam air, benda dikatakan memiliki berat semu,
dinyatakan dengan:
ws = wu –Fa …………..(1.1)
Keterangan: ws berat semu (N)
wu berat sesungguhnya (N)
Fa gaya angkat keatas (N)
Gaya angkat ke atas ini disebut juga gaya apung .Gaya Apung
dapat di ilustrasikan dalam gambar 1.1 di bawah ini


Gambar 1.1
mFg = wF = berat fluida yang memiliki volume yang sama dengan
volume benda yang tercelup.
Berdasarkan persamaan di atas, kita bisa
mengatakan bahwa gaya apung pada benda sama dengan berat fluida yang
dipindahkan. Ingat bahwa yang dimaksudkan dengan fluida yang dipindahkan di
sini adalah volume fluida yang sama dengan volume benda yang tercelup dalam
fluida. Pada gambar di atas, penulis menggunakan ilustrasi di mana semua bagian
benda tercelup dalam fluida (air). Jika dinyatakan dalam gambar maka akan
tampak sebagai berikut :

Gambar 1.2
Apabila benda yang dimasukkan ke dalam fluida,
terapung, di mana bagian benda yang tercelup hanya sebagian maka volume fluida
yang dipindahkan = volume bagian benda yang tercelup dalam fluida tersebut.
Tidak peduli apapun benda dan bagaimana bentuk benda tersebut, semuanya akan
mengalami hal yang sama. Ini adalah buah karya Archimedes (287-212 SM) yang
saat ini diwariskan kepada kita dan lebih dikenal dengan julukan “Prinsip
Archimedes”. Prinsip Archimedes menyatakan bahwa :
“Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau sebagian di dalam zat cair,
zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung) pada benda, di mana besarnya
gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.” (Acott,
Chris, 1999)
Bila benda dicelupkan
ke dalam zat cair, maka ada 3 kemungkinan yang terjadi yaitu tenggelam,
melayang, dan terapung.
2.
Benda Tenggelam
Benda disebut
tenggelam dalam zat cair apabila posisi benda selalu terletak pada dasar tempat
zat cair berada.
Gambar 1.3
Sebuah benda yang
dicelupkan ke dalam zat cair akan tenggelam jika berat benda (W) lebih besar
dari gaya ke atas (FA).
W > FA
pb Vb g
> pf Vf g
pb > pf
2.
Benda Melayang
Benda melayang dalam zat cair apabila
posisi benda di bawah permukaan zat cair dan di atas dasar tempat zat cair
berada.
Gambar 1.4
Sebuah benda yang
dicelupkan ke dalam zat cair akan melayang jika berat benda (W) sama
dengan gaya ke atas (FA) atau benda tersebut dalam keadaan
setimbang
W = FA
pb Vb g
= pf Vf g
pb = pf
2.
Benda Terapung
Benda terapung dalam zat cair apabila
posisi benda sebagian muncul dipermukaan zat cair dan sebagian terbenam dalam
zat cair.
Gambar 1.5
Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan
terapung jika berat benda (W) lebih kecil dari gaya ke atas (FA).
W > FA
pb Vb g
> pf Vf g
pb > pf
BAB
II METODOLOGI
2.1 Alat dan Bahan
1.
Neraca O-hauss
2.
Kawat
3.
Air
4.
Bak
5.
Wadah tumpahan air
6.
Wadah air kecil
7.
Gelas ukur
8.
Beban Terapung ( A3 dan A4)
9.
Beban Tenggelam ( B3 dan B4)
2.2 Prosedur Percobaan
Disiapkan alat dan bahan. Kemudian
ditimbang beban A3, A4, B3, B4, dan berat wadah air kecil. Diisi bak air hingga
penuh dan diletakkan wadah tumpahan air di bawah bak tersebut. Lalu dimasukkan
beban A3, A4, B3, dan B4 secara bergantian ke dalam bak air. Dimasukkan
tumpahan air yang berada dalam bak ke dalam wadah air kecil dan ditimbah
massanya serta diukur pula volume tumpahan air dengan menggunakan gelas ukur.
Khusus untuk benda tenggelam (B3 dan B4) untuk memasukkannya didalam bak
menggunakan penghubung kawat dengan neraca ohaus untuk diukur berat beban dalam
zat cair. Dimasukkan data pengukuran ke dalam tabel.
2.3 Set up alat



BAB
III HASIL PERCOBAAN
3.1 Analisa Data
Diketahui : Wadah
air beratnya 0,836 kg
|
Sampel
|
Massa beban
|
Massa air
|
massa benda
|
Volume air
|
|
|
di udara (kg)
|
yang tumpah + wadah
(kg)
|
dalam zat cair (kg)
|
yang tumpah (m3)
|
|
A3
|
0.613
|
1,373
|
-
|
0.00054
|
|
A4
|
0.590
|
1,309
|
-
|
0.00048
|
|
B3
|
1,051
|
1,472
|
0,036
|
0.00064
|
|
B4
|
0.916
|
1,55
|
0,024
|
0.00072
|
3.2 Perhitungan
Contoh
Perhitungan:
·
Sampel
A3
Berat
air tumpah
Massa
air tumpah (mt) = (massa air tumpah +
wadah) – wadah air
= 1,373 kg - 0,836
kg
Wt
= mt . g
= 0,537 kg . 9,8 m/s2
= 5,2626 kg m/s2
Berat dalam air
Wc = Wu-Wt
= 6,0074-5,2626
= 0,7448 N
Gaya angkat ke atas
Fa = ρc . g . Vc
= 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2
. 0,00054 m3
=
5,292 kg m/s2
Massa jenis benda
Benda yang tercelup adalah ¾
bagian maka berat benda sebenarnya atau di udara (Vb):
Vc = n Vb ,
Vb =
Vc/n
= 0,00054 m3/ 0,75
Vb
= 0,00072 m3
Massa
jenis benda (ρb)
ρb
= mu/Vb
=
0,613 kg/0,00072 m3
ρb =
851,38 kg/m3
|
No
|
Kode Benda
|
Berat
di
udara (Wu)
|
Berat air
tumpah
(Wt)
N
|
Berat dalam air
(Wc)
|
Gaya Angkat Ke atas
(N)
|
Massa Jenis Benda (
|
|
1
|
A3
|
6,0074
|
5,2626
|
0,7448
|
5,292
|
851,38
|
|
2
|
A4
|
5,7820
|
4,6354
|
1,1466
|
4,704
|
819,44
|
|
3
|
B3
|
10,2998
|
6,2328
|
0,3528
|
6,72
|
1642,18
|
|
4
|
B4
|
8,976
|
6,9972
|
0,2352
|
7,056
|
1272,22
|
3.3
Pembahasan
|
Sampel
|
Kondisi
(Mengapung/Tenggelam/Melayang)
|
Massa
Jenis
(
|
Fa
(N)
|
|
A3
|
Melayang
|
851,38
|
5,292
|
|
A4
|
Melayang
|
819,44
|
4,704
|
|
B3
|
Tenggelam
|
1642,18
|
6,72
|
|
B4
|
Tenggelam
|
1272,22
|
7,056
|
Bunyi dari Hukum Archimedes adalah
“ Apabila sebuah benda, sebagian atau seluruhnya terbenam ke dalam air, maka
benda tersebut akan mendapatkan gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat
air yang dipindahkan oleh bagian benda yang terbenam tersebut.
Dalam percobaan yang telah kami
lakukan hukum Archimedes telah terbukti yaitu gaya angkat atau gaya apung
nilainya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut, berat
zat cair yang dipindahkan yang dimaksud adalah berat air yang tumpah. Walaupun
dalam tabel percobaan nilai berat zat cair yang tumpah tidak sama persis dengan
nilai gaya apung, namun disini kita asumsikan bahwa kedua nilai tersebut sama
dan kami telah membuktikan hukum Archimedes tersebut.
Percobaan
selanjutnya yaitu mencari nilai massa jenis benda. Massa Jenis benda dihihitung
dari rumus ρb = mu/Vb. Pada benda A3 besar massa jenisnya adalah
851,38(
. Pada benda A4 besar
massa jenisnya adalah 819,44(
. Pada benda B3 besar
massa jenisnya adalah 1642,18(
dan benda A3 masa jenisnya sebesar 1272,22(
.
.
BAB
IV KESIMPULAN
1. Dalam
pembuktian hukum Archimedes ini dibuktikan bahwa nilai gaya apung atau gaya
angkat ke atas nilainya sama dengan berat benda cair yang dipindahkan oleh
benda tersebut.
2. Pada
benda A3 besar massa jenisnya adalah 851,38(
. Pada benda A4 besar
massa jenisnya adalah 819,44(
. Pada benda B3 besar
massa jenisnya adalah 1642,18(
dana benda A3 masa jenisnya sebesar 1272,22(
DAFTAR
PUSTAKA
Lampiran-lampiran
Lampiran 1. Analisa
Perhitungan
1.
Sampel
A3
Berat beban diudara (Wu)
Wu = mu . g
= 0,613 kg . 9,8 m/s2
= 6,0074
kg m/s2
Berat
air yang tumpah (Wt)
Wt
= mt . g
= 0,537 kg . 9,8 m/s2
= 5,2626 kg m/s2
Berat benda dalam zat cair (Wc)
Wc = Wu-Wt
= 6,0074-5,2626
Wc = 0,7448 N
Gaya angkat keatas (Fa)
Fa = ρc . g . Vc
= 1000 kg/m3 . 9,8 m/s2
. 0,00054 m3
=
5,292 kg m/s2
Benda
yang tercelup adalah ¾ bagian maka berat
benda sebenarnya atau di udara (Vb):
Vc = n Vb ,
Vb = Vc/n
=
0,00054 m3/ 0,75
=
0,00072 m3
Massa jenis benda (ρb)
ρb
= mu/Vb
= 0,613 kg/0,00072 m3
ρb = 851,38 kg/m3
2.
Sampel
A4
Berat beban diudara (Wu)
Wu = mu . g
=
0,590 kg . 9,8 m/s2
=
5,782 kg m/s2
Berat air yang tumpah (Wt)
Wt = mt . g
=
0,473 kg . 9,8 m/s2
=
4,6354 kg m/s2
Berat benda dalam zat cair (Wc)
Wc =
Wu-Wt
=
5,782-4,6354
=
1,1466 N
Gaya angkat keatas (Fa)
Fa = ρc . g . Vc
=
1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00048 m3
Fa = 4,704 N
Benda
yang tercelup adalah 2/3 bagian maka berat benda sebenarnya atau di udara (Vb):
Vc = n Vb ,
Vb = Vc/n
=
0,00048 m3/ 0,67
Vb
= 0,00072 m3
Massa jenis benda (ρb)
ρb = mu/Vb
=
0,590 kg/0,00072 m3
=
819,44 kg/m3
3.
Sampel
B3
Berat
beban di udara
Wu = mu . g
=
1,051 kg . 9,8 m/s2
=
10,299 kg m/s2
Berat air yang tumpah (Wt)
Wt =
mt . g
=
0,636 kg . 9,8 m/s2
=
6,2328 kg m/s2
Berat benda dalam zat cair (Wc)
Wc =
mc . g
=
0,036 kg . 9,8 m/s2
=
0,3528 kg m/s2
=
0,3528 N
Gaya angkat keatas (Fa)
Fa = ρc . g . Vc
=
1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00064 m3
=
6,272 kg m/s2
Massa jenis benda (ρb)
ρb =
mu/Vb
=1,051
kg/0,00064 m3
=1642,18 kg/m3
4.
Sampel
B4
Berat beban diudara (Wu)
Wu = mu . g
=
0,916 kg . 9,8 m/s2
=
8,9768 kg m/s2
Massa air yang tumpah (mt) =
1,550-0,836 = 0,714 kg
Berat air yang tumpah (Wt)
Wt = mt . g
=
0,714 kg . 9,8 m/s2
=
6,9972 kg m/s2
Berat benda dalam zat cair (Wc)
Wc =
mc . g
=
0,024 kg . 9,8 m/s2
=
0,2352 kg m/s2
Gaya angkat keatas (Fa)
Fa =
ρc . g . Vc
=
1000 kg/m3 . 9,8 m/s2 . 0,00072 m3
= 7,056 kg m/s2
Massa jenis benda (ρb)
ρb = mu/Vb
=
0,916 kg/0,00072 m3
=1272,22 kg/m3



Tidak ada komentar:
Posting Komentar